Artikel

About Item 1

Kontribusiku Untuk Indonesia

09 Apr 2018

Saya Heryanto Kawilarang biasa dipanggil dengan Wili atau Heryanto. Saya saat ini sedang menjalani kuliah di Fakultas Teknik Geologi Universita Padjajaran. Saya lahir di ibukota provinsi banten yaitu Serang pada tangal 5 Oktober 1998. Namun semenjak SMP saya pindah ke Indramayu. Saya dilahirkan di keluarga yang dapat dikatakan . Saya adalah anak sulung dari dua bersaudara.  Kedua orang tua saya adalah orang yang luar biasa, mereka selalu mengajarkan menasehati saya bahwa kita hidup harus menghasilkan manfaat bagi orang lain.

Saya pernah tinggal di lingkungan yang notabenenya berbeda. Lahir hingga tamat SD saya tingal di perumahan sederhana di Kota serang namun Semenjak SMP hingga SMA saya tinggal di lingkungan pedesaan . Namun Ketika ada kegiatan RT untuk melakukan gotong royong bersama warga  yang lain seperti membersihkan selokan, mengangkut batu yang digunakan untuk membuat jalan lebih baik saya pun turut serta didalamnya. Ketika saya memiliki sebuah sampah saya selalu membuang sampah sesuai pada tempatnya jika belum menemukan maka sampah tersebut biasanya saya masukkan kedalam tas saya atau saku celana dan akan dibuang ketika saya sudah menemukan tempat sampah. Membuang sampah pada tempatnya memang terlihat sederhana namun dampaknya luar biasa bagi saya. Kalau saja saya berpikiran seperti orang yang lain “ah hanya satu sampah doang” yang membuang sampah sembarangan maka wajar jika hingga sampai saat ini banjir masih terjadi.

Sejak SMP hingga SMA saya sering diminta untuk membantu teman-teman saya yang sulit memahami materi yang diajarkan oleh guru dan saya akan menyanggupinya jika memang materi tersebut saya memahaminya. Mata pelajaran yang biasa saya ajarkan adalah matematika dan kimia. Ketika SMP saya berhasil menjadi juara olimpiade bidang matematika tingkat kabupaten dan menjadi piala pertama bagi SMP saya waktu itu.

Semasa SMA khususnya pada bulan ramadhan saya bersama teman-teman saya meminta sumbangan ke masing-masing kelas yang mana uang hasil sumbangan ini digunakan untuk membagikan tajil gratis ke rumah warga yang membutuhkan dan kegiatan tersebut rutin dilakukan 3 tahun berturut-turut walau hanya 1 hari selama sebulan ramadhan tersebut.

Ketika Kuliah pada semester 1 kemarin ada mata kuliah OKK (Olahraga, Kesenian dan Kreativitas) yang dapat dikatakan sebagai KKN mini yang mana berkegiatan setiap minggunya sekali ke desa pada RT dan RW yang ditentukan. Awalnya kami ingin melakukan banyak hal seperti melakukan cek kesehatan gratis, Sosialisasi mengenai kesehatan gigi, sosialisasi kebencanaan, membuat lapangan serbaguna namun yang dapat kami lakukan adalah hanya mengajar di SD pada wilayah tersebut dan melakukan kegiatan gotong royong dengan membersihkan lingkungan serta mengecat gapura  . Namun saya merasa saya dapat melakukan hal lebih dari OKK ini.

Saya aktif berkegiatan pada organisasi kedaerahan asal saya yaitu HIKMI(Himpunan Keluarga Mahasiswa Indramayu). Salah satu departemen pada HIKMi adalah Departemen pengabdian kepada masyarakat. Dengan salah satu program kerja yang dimilikinya adalah HIKMI mengajar dan saya pun ikut serta dalam kegiatan tersebut dengan mengajar di SD Negeri Jatinangor.  Ketika libur kuliah semester ganjil ada program Hikmi Goes to School yang mana kegiatannnya adalah melakukan kegiatan sosialisasi cara masuk kuliah dan memotivasi mereka untuk kuliah. Namun ada satu hal yang sangat memprihatinkan bagi saya yaitu ketika saya dan kawan-kawan bersosialisasi di sebuah sekolah yang kami sebelumnya belum tahu bagaimana keadaanya dan ternyata keadaan sekolah dan siswa dapat dikatakan tidak layak, dengan hanya memiliki siswa berjumlah kurang dari 10 tiap kelasnya. Dengan kegiatan ini akhirnya saya lebih tahu tentang kondisi di daerah yang saya tinggali. Ada juga Kegiatan Hikmi Transition yaitu kegiatannya adalah dengan melakukan try out sbmptn, kami hanya sebagai fasilitator agar nantinya siap menghadapi sbmptn yang akan dihadapi. Kesiapan serta pengetahuan siswa di daerah Indramayu terbilang jauh dari cukup mengenai cara masuk kuliah, biaya kuliah, tipe soal sbmptn dan hal-hal lainnya yang berkaitan dengan kuliah maka dari itu saya mengikuti kegiatan Hikmi goes to school  dan hikmi transition tersebut.

Pada Semester 2 ini saya mendaftar sebagai staff Badan Eksekutif Mahasiwa Fakultas Teknik Geologi pada Kementeriaan Sosial Masyarakat. Satu hal yang paling mendasar bagi saya untuk memilih kementeriaan ini adalah karena saya suka berkegiatan sosial. Dan pada akhirnya saya pun berhasil diterima pada kementeriaan tersebut pada divisi pelayanan masyarakat dan diberi tanggung jawab sebagai penanggung jawab salah satu program kerja pada divisi pelayanan masyarakat tersebut yaitu HMG tanggap dan G-bank yang mana program ini adalah program yang ketika ada suatu bencana atau musibah bagi warga himpunan mahasiswa geologi maka BEM selalau siap dan cepat tangap terhadap permasalahan tersebut. Dan ada 1 program kerja pada kemteriaan sosmas ini yang sangat membuat saya sangat senang dan bersyukur  yaitu HMGGTV (Himpunan Mahasiswa Geologi Goes To Village) yang mana program ini adalah untuk mengembangkan sebuah desa untuk menjadi lebih baik dalam berbagai aspek, dan yang paling utama adalah aspek pendidikan dan ekonomi. Desa tempat hmggtv adalah di desa banyuresmi kecamatan sukasari kab. Sumedang yang berjarak 7 Km dari wilayah Universitas Padjajaran. Di desa tersebut hanya ada sebuah sekolah SMP yang mana ada 3 kelas tapi hanya ada 2 guru yang mengajar pada sekolah tersebut. Kondisi fisik pada sekolah tersebut dapat dikatakan jauh dari kata layak bahkan ini tidak lebih baik dari kondisi sekolah yang saya temui  ketika kegiatan Hikmi goes to school. Jujur saja saya heran melihat penampakan ini, padahal desa ini tidak jauh dari wilayah pendidikan yaitu jatinangor tapi fasilitas pendidikannya sangatlah tidak layak hingga kekurangan guru. Padahal antusias untuk belajar siswa pada sekolah ini terbilang luar biasa jika dibandingkan dengan ketika saya smp. Tidak mungkin rasanya jika setiap hari kita mengabdi di desa ini untuk membantu mengajar pada smp tersebut. Maka dari itu, kegiatan HMGGTV ini dilaksanakan setiap minggun dua hari yaitu pada hari jumat dan sabtu. Masyarakat desa ini sangat ramah dan antusiasmenya sangat berbeda jika dibandingkan ketika saya OKK yang lalu. Selain kegiatan mengajar kami juga melakukan berbagai sosialisasi tentang pertanian, bisnis, perikanan dan lain-lain, yang mana sosialisasi tersebut dengan melakukan kerjasama dengan bem fakultas lain di unpad yang sesuai dengan bidangnya. Pengembangan desa banyuresmi ini akan terus dilakukan hingga hasil output yang didaptkan adalah membuat sekolah terbuka ini menjadi berstatus negeri. Kegiatan mengajar tersebut dilakukan pada pagi hari sedangkan kegiatan untuk siang sampai sorenya adalah dengan melakukan sosialisasi berbagai bidang yang sudah disebutkan diatas serta melakukan pelatihan-pelatihan seperti menyablon agar masyarakat disini tidak hanya bergantung pada hasil pertanian dan perkebunan saja, lalu kami juga mengusahakan potensi kopi yang ada di desa banyuresmi ini harganya semakin mahal karena hingga saat ini warga baru menjualnya sebatas  biji kopi jika saja warga sudah diberikan alat untuk membuat biji kopi tersebut menjadi bubuk maka perekonomian wargapun menjadi lebih baik.

Kontribusi yang akan saya lakukan untuk indonesiia adalah dengan saya kuliah , belajar dengan baik dan mengikuti berbagai organisasi sehingga ketika telah lulus dan menjadi sarjana teknik, saya sudah membuat berbagai karya tulis dan berbagai penelitian khususnya dalam bidang geologi yang mana akan digunakan untuk kepentingan masyarakat misalnya dengan membuat sebuah inovasi untuk mengatasi berbagai bencana alam yang terjadi, akan membuat sebuah pemodelan untuk menciptakan sebuah alat agar menjadi lebih hemat energi, saya akan turut serta dalam membantu pemerintah dalam bidang energi dan percepatan pembangunan infrastruktur negara ini, saya juga akan selalu taat bayar pajak, ketika ada suatu pemilihan umum baik itu pilkada ataupun pilpres saya akan ikut memilih dalam pemilihan umum tersebut, saya juga ingin memiliki sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang geologi dan mempekerjakan masyarakat sekitar perusahaan tersebut sehingga dapat membuka lapangan pekerjaan agar semakin sedikit warga indonesia yang tidak memiliki pekerjaan, saya juga akan melanjutkan kuliah saya ke jenjang S2 agar saya dapat lebih memperdalam ilmu yang dibutuhkan untuk melakukan hal-hal lain yang lebih sulit, seperti menciptakan sebuah kawasan ekowisata ataupun geowisata agar dapat menjadi kawasan yang terawat dapat digunakan sebagai objek wisata murah dan dapat menjadi ajang pembelajaran, saya juga akan membuat sebuah organisasi sosial yang bergerak dibidang pendidikan agar kasus yang saya temui seperti ketika saya melakukan hikmi goes to school dan hmg goes to village semakin berkurang bahkan hilang. 

Powered by :

Karirpad

Terdaftar dan diawasi oleh :

Karirpad