Artikel

About Item 1

Indonesia Go Green, Hijaukan Kembali Indonesia

09 Apr 2018

Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh itulah semboyan kesatuan bangsa kita yaitu bangsa Indonesia. Sudah sekian tahun kita sebagai anak bangsa menghiasi kemerdekaan yang artinya kita wajib membangun Negara Indonesia ini agar lebih maju lagi. Kita tahu bahwa akhir – akhir ini seperti yang kita lihat dari segi lingkungan di Indonesia masih sering terjadi banjir dikarenakan kita sebagai manusia tidak menjaga lingkungan ini, sekarang mulai banyak kemajuan teknologi dan pembangunan pabrik – pabrik sekarang sudah mulai masuk di daerah kabupaten.

Di era globalisasi ini seharusnya bukan hanya kemajuan teknologinya saja yang diperhitungkan, seharusnya faktor pendukung seperti lingkungan juga harus diperhatikan. Karena pada dasarnya terciptanya suatu Negara yang maju harus diimbangi dengan pengetahuan tentang lingkungan yang sehat dan pola hidup yang sehat, tetapi yang terjadi saat ini bukanlah seperti yang kita harapkan. Negara kita ini semakin maju tetapi tingkat kerusakan lingkungannya semakin tinggi. Keadaan lingkungan hidup di Indonesia dari tahun ke tahun sangat memprihatinkan dan tanpa kita sadari jumlah penduduk di Indonesia mengalami peningkatan dari waktu ke waktu. Peningkatan jumlah penduduk tersebut ternyata membawa dampak negatif bagi lingkungan. Dampak yang terjadi bagi lingkungan yaitu sampah yang dari hari ke hari semakin banyak. Mungkin, bagi orang Indonesia sudah tidak asing lagi melihat sampah yang ada dimana – mana. Di negeri kita sendiri, sampah adalah permasalahan yang tak kunjung menemukan penyelesaian. Meskipun pemerintah kita juga melaksanakan program re-use dan re-cycle, namun permasalahan lingkungan dan sampah di negeri kita ini belum juga terselesaikan.

Indonesia menjadi salah satu Negara terbesar di Asia Tenggara dan memiliki banyak pulau, yang menyebabkan keberagaman lingkungan di setiap pulau. Dalam hal itu Indonesia membutuhkan para generasi muda atau para  mahasiswa untuk menata lingkungan di setiap daerahnya. Mengapa harus mahasiswa ? karena mahasiswa memiliki kekuatan energi penuh dengan sifat kreatif, kritis dan dinamis serta kepekaan yang tinggi terhadap masalah sosial.  Mahasiswa yang merupakan satu satuan karakter, mampu menjadi satu gerakan besar yang bukan saja memperjuangkan suatu tujuan, namun berupaya membuat sejarah baru dalam sebuah pembangunan masa depan suatu bangsa. Saya sebagai mahasiswa mempunyai misi untuk menjadikan negeri kita ini menuju era Indonesia emas 2045 dengan pemikiran ide atau ilmu yang telah saya dapat selama perkuliahan.

Kontribusi saya yang telah dilakukan untuk lingkungan sekitar yaitu dalam keseharian saya tidak membuang sampah sembarangan, menjaga tanaman-tanaman dan pohon-pohon disekitar kita, dan saya juga pernah terjun langsung ke desa yang berada di Jatinangor yaitu seperti melakukan kegiatan kerja bakti, mengajar anak –anak, ikut mebangun pos ronda dan kantor RW, dan saya juga ikut mengembangkan sampah – sampah plastik yang tidak berguna menjadi barang – barang unik yang bernilai guna untuk mengaktifkan lagi peran ibu-ibu di desa tersebut bahwa sampah itu bisa di daur ulang dan bahkan bisa menghasilkan uang.

Melihat persoalan di Indonesia mengenai lingkungan yaitu sampah yang semakin hari semakin banyak dan akan menimbulkan dampak yang besar terhadap lingkungan, kesehatan, dan lain sebagainya. Mengenai persoalan tersebut, saya sebagai mahasiswa ingin membuat Indonesia lebih maju dari segi lingkungannya. Karena lingkungan yang bersih akan menguntungkan bagi kita selaku warga Indonesia dan juga bagi warga Negara asing yang datang ke Indonesia akan semakin lebih nyaman melihat Indonesia yang disetiap pulaunya itu terjaga kebesihannya dan kota atau lingkungan yang bersih memang lebih menarik untuk dikunjungi seperti yang kita lihat dari Negara yang paling bersih lingkungannya yaitu di Islandia, tidak hanya lingkungannya yang bersih bebas sampah, negara yang luasnya hampir sama dengan DKI Jakarta ini juga memiliki udara yang juga paling bersih di dunia, Negara Singapura dan Jepang karena selain perkembangannya yang pesat, negara ini ternyata juga termasuk kedalam deretan negara yang mendapatkan predikat negara terbersih di dunia.

            Peran utama untuk menciptakan lingkungan sehat setiap orang harus ikut berpartisipasi menjaga lingkungan sekitar. Maka dari itu, saya sebagai mahasiswa ingin menjadikan Negara Indonesia sebagai BAN ( Bersih, Asri dan Nyaman ) dari segi lingkungan, yaitu dengan :

  1. Membangun kesadaran dan tanggung jawab dari setiap orang agar tidak membuang sampah sembarangan, walaupun di tempat itu tidak ada tempat sampah tetapi kita harus mempunyai rasa tanggung jawab dengan membawa sampah itu. Contohnya, mulai dari anak – anak harus di didik dari kecil untuk bertanggung jawab akan sampahnya. Membuang sampah pada tempatnya adalah bagus. Tetapi membawa sampah saat tidak  ada tempat sampah akan jauh lebih bagus.
  2. Membuat peraturan dan memberikan sangsi tegas terhadap orang yang membuang sampah sembarangan. Contohnya, pemerintahan harus lebih mempertegas dan menjalankan dengan serius lagi dari segi peraturan terhadap orang yang membuang sampah misalnya dengan memberikan denda atau hukuman lainnya.
  3. Menyediakan tempat sampah atau kantong plastik kecil di setiap area. Contohnya tempat sampah atau kantong plastik kecil disediakan disetiap kendaraan atau transportasi seperti kereta, hal ini sangat bagus di Indonesia jika di setiap transportasi umum disediakan tempat sampah atau kantong plastik.
  4. Membuat kelompok kebersihan yang membantu masyarakat akan sampah. Contohnya, kelompok kebersihan membimbing atau mengajak masyarakat agar tidak membuang sampah dan membersihkan lingkungan yang kotor dengan sukarela karena kebersihan itu sebagian dari iman.
  5. Pengelolaan limbah kreatif, artinya buatlah sebuah wadah atau cara untuk pengelolaan sampah yang bisa kembali digunakan oleh masyarakat misalnya sampah plastik bisa dijadikan sebuah barang seperti tas dan hiasan lainnya.
  6. Mengadakan program kerja bakti dalam masyarakat satu atau dua minggu sekali untuk memberihkan selokan, sampah, jalanan, dan lain sebagainya.
  7. Membuat suatu sarana atau prasarana disekitar lingkungan itu kreatif dan unik. Contohnya, sekarang warga klaten manfaatkan selokan untuk pelihara ikan. Ternyata tidak perlu ke Jepang karena di Klaten juga ada. Selokan yang biasanya bercitra kotor, buruk, jelek, ternyata secara alami dengan memelihara ikan koi dan hasilnya bisa dijual dengan harga mahal, serta bisa menjadi tujuan wisata.

     

    Dari uraian di atas, kami sebagai generasi muda penerus bangsa, akan mengajak serta melaksanakan kontribusi sebagai mana mestinya apa yang harus dilakukan demi terciptanya kesejahteraan bersama.

    Kontribusi saya yaitu “Mencegah itu lebih baik daripada Mengobati” dengan adanya penyuluhan supaya masyarakat lebih paham bagaimana cara menjaga lingkungan ini terutama lingkungan di sekitar kita, kalau masyarakat sudah mengerti ini bukan tidak mungkin pasti terciptanya kelestarian lingkungan, keamanan hutan – hutan di Indonesia agar tidak terjadi penebangan liar. Karena peran masyarakat adalah modal utama untuk terciptanya suatu rancangan menjadi terwujud. Jadi, pertama yang saya akan lakukan adalah mengajak dan memberikan penyuluhan pada masyarakat, kedua yaitu akan dekat atau turun langsung ke masyarakat dan lebih dekat lagi, ketiga yaitu mendayagunakan masyarakat untuk mendaur ulang sampah seperti sampah plastik untuk dijadikan kerajinan yang mempunyai nilaiguna.

Selain itu, saya sebagai mahasiswa ingin menata kota Indonesia yang padat penduduk misalnya di DKI Jakarta menjadi lebih tertata seperti halnya di Abu Dhabi yang merupakan Ibu Kota Uni Emirates Arab dan kota terbesar kedua di Uni Emirates Arab menurut jumlah penduduk seperti halnya di DKI Jakarta merupakan Ibu kota Indonesia dengan jumlah penduduk yang padat, yaitu seperti :

  1. Indonesia harus bersih, bersih dalam hal ini yaitu bersih lingkungaannya, pariwisata, sarana dan prasarana umum dan lain sebagainnya.
  2. Lingkungannya harus tertata unik, bagus, bersih. Seperti taman dengan berbagai warna, selokan yang terdapat ikan, jalan dan lain – lain.
  3. Memajukan tempat pariwisata dengan memperbagus lingkungannya serta dari sarana prasarana untuk mendukung pariwisata tersebut agar nyaman terutama bagi pengunjung.
  4. Menata kota dengan rapi, seperti hal nya di Abu Dhabi gedung – gedung yang baru dengan infrastruktur yang tertata, jalan nya tertata rapi, gedung – gedung terkotak – kotak tidak ada jalan buntu, jadi untuk pejalan kaki tidak akan tersesat.
  5. Diusahakan setiap pinggir jalan terdapat tanaman atau pohon supaya mengurangi polusi udara dan juga tanaman hias yang digantung di setiap jembatan agar terlihat lebih indah.
  6. Lingkungan masyarakatnya harus sopan dan ramah, karena warga Indonesia asli terkenal dengan sikap sopan dan ramah tetapi sekarang zaman semakin modern dan beda, maka dari itu perlu diterapkannya perilaku tersebut.

Apakah kita mau melihat Indonesia kedepannya menjadi lautan sampah ?

Tentu tidak, kita mau Indonesia juga seperti Negara lain yang maju dan mendapatkan predikat Negara terbersih. Perlu kita sadari bahwa kerusakan lingkungan diakibatkan oleh manusia. Oleh karena itu, pentingnya peran kita untuk bisa menjaga, melestarikan dan merawat lingkungan disekitar kita agar kita seelaku warga Indonesia merasa nyaman dengan lingkungan yang bersih. Seperti halnya membuang sampah pada tempatnya bisa menciptakan sesuatu yang baru yang bermanfaat dalam lingkaran positif.

Saya sebagai mahasiswa bertekad membuat Indonesia lebih maju. Pertama, intinya tergantung kita masing – masing yang artinya setiap orang khususnya para mahasiswa mempunyai keahlian antar jurusan. Marilah kita kembangkan sesuai bakat kemampuan kita seiring sejalan. Karena untuk menuju Indonesia emas bukan untuk sebagian, bukan untuk tumpang tindih. Bukan hanya dari segi teknologi, sosial, pertanian, pendidikan tetapi perlu kita amati dari segi lingkungan juga harus seirama barulah selangkah lebih maju untuk menuju Indonesia emas 2045. Jangan hanya satu bidang yang sukses tetapi bidang lainnya tertinggal, jadi menurut saya jadikan kata kunci “Seiring Sejalan” itu baru keren.

Saya anak negeri siap menopang Indonesia jaya. Dan saya mahasiswa muda Indonesia yang siap berada dalam lingkaran positif untuk berkarya melangkah lebih jauh meraih sukses kemenangan demi bangsa ini tercinta. Sumpah pemuda itulah sebagian kami dan tekad kami. Saya Ajeng Nurmala Dewi, mahasiswa Universitas Padjadjaran, saya berusia 17 tahun berambisi dan bertekad membawa Indonesia sejajar dengan Negara lain yang sudah lebih maju.

KALAU BUKAN KITA, SIAPA LAGI !

Powered by :

Karirpad

Terdaftar dan diawasi oleh :

Karirpad